Funiculi Funicula, Kisah-Kisah yang Baru Terungkap



Judul: Funiculi Funicula, Kisah-Kisah yang Baru Terungkap

Oleh: Toshikazu Kawaguchi

Alih Bahasa: Asri Pratiwi Wulandari

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Halaman: 200 halaman.

Tahun terbit: Cetakan kelima belas, Agustus 2025

 

Berlatar 6 tahun kemudian dari buku pertama, Funiculi Funicula mengungkapkan kisah-kisah baru yang belum terungkap sebelumnya. Dengan peraturan yang masih sama: jangan sampai kopi dingin, tidak akan mengubah apapun, tidak boleh pindah dari tempat duduk khusus, dan tidak bisa menemui orang yang belum pernah ke kafe Funiculi Funicula. Meski begitu, orang-orang dalam kisah ini tetap melakukan perjalanan ke masa lalu ataupun ke masa depan. Ada seorang pria yang ingin menemui sahabat yang telah tiada, seorang putra yang putus asa dan ingin bertemu ibunya, seorang pria yang ingin melompat ke masa depan untuk memastikan kekasihnya berbahagia, serta seorang detektif yang ingin memberikan kado pertama dan terakhir untuk istrinya.

Menurut saya, buku ini lebih menyenangkan dibanding buku pertama. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul saat membaca buku pertama terjawab di sini. Seperti, kisah wanita bergaun putih yang selalu duduk dan membaca novel. Bagaimana kelanjutan hidup para tokoh yang melalukan perjalanan melintas waktu di buku ke tiga. Bagi saya, yang penasaran “Bagaimana ya kehidupan mereka setelah perjalanan ke masa lalu atau masa depan?”, sisipan cerita-cerita tersebut memuaskan rasa penasaran saya.

Selain itu, kisah yang disampaikan lebih menyentuh hati. Jika diperhatikan, semua cerita memiliki satu ide yang sama, yaitu kematian. Kematian orang terkasih menyisakan luka dalam bagi yang ditinggalkan. Tak jarang, duka itu menjerumuskan dalam lubang keputusasaan. Melalui perjalanan tersebut, kita diajak untuk melihat kematian dari sudut pandang orang yang “pergi”. Mereka hanya ingin, kita hidup dengan bahagia.

Buku ini cocok dibaca oleh kamu yang butuh bacaan singkat sebagai teman bersantai karena ceritanya ringan dan hanya setebal 200 halaman. Lebih sedikit 24 halaman dari buku pertama. Namun, sebelum membaca buku ini, saya sarankan untuk membaca buku pertama terlebih dahulu.

Rating: 4,5/5

0 komentar